Diskominfo Lombok Tengah Perkuat Sinergi dengan BSSN, Keamanan Ruang Siber Jadi Prioritas
Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) terus memperkuat koordinasi dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) dalam meningkatkan keamanan ruang siber dan perlindungan sistem digital pemerintah daerah.
LOMBOK TENGAH – Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) terus memperkuat koordinasi dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) dalam meningkatkan keamanan ruang siber dan perlindungan sistem digital pemerintah daerah.
Penguatan tersebut mengemuka dalam kegiatan uji petik Pemeriksaan Kinerja Pendahuluan atas Pengamanan Ruang Siber dalam Mendukung Keamanan Nasional Tahun 2025 sampai dengan Semester I 2026, yang berlangsung di Ruang Kepala Diskominfo Lombok Tengah, Kamis (20/8/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri langsung Kepala Diskominfo Lombok Tengah Drs. H. Lalu Herdan, M.Si. Uji petik tersebut merupakan bagian dari rangkaian pemeriksaan yang dilakukan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI terhadap pengamanan ruang siber pada BSSN dan sejumlah instansi terkait di daerah.
Bagi Pemkab Lombok Tengah, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi bagian dari proses pemeriksaan, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi dan tata kelola keamanan informasi di lingkungan pemerintah daerah.
Kepala Diskominfo Lombok Tengah, H. Lalu Herdan, mengatakan peningkatan pemanfaatan teknologi informasi dalam penyelenggaraan pemerintahan membuat aspek keamanan siber semakin strategis.
“Seiring meningkatnya pemanfaatan teknologi informasi dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik, keamanan siber menjadi aspek yang semakin strategis. Sistem pemerintahan berbasis elektronik membutuhkan perlindungan yang memadai agar layanan publik tetap berjalan secara aman, andal, dan berkelanjutan,” ujar Herdan.
Menurutnya, pemerintah daerah perlu memastikan seluruh sistem elektronik dan infrastruktur digital yang digunakan untuk pelayanan publik memiliki perlindungan memadai terhadap berbagai potensi ancaman siber.
Karena itu, kolaborasi dengan BSSN menjadi bagian penting dalam meningkatkan kapasitas pemerintah daerah, baik dari sisi tata kelola maupun kesiapsiagaan menghadapi insiden keamanan siber.
Penguatan tersebut juga diarahkan pada peningkatan kapasitas Tim Tanggap Insiden Siber Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah. Tim tersebut memiliki peran penting dalam melakukan pencegahan, deteksi dini, penanganan, hingga pemulihan apabila terjadi insiden keamanan siber.
Tidak hanya menyangkut aspek teknis, keamanan siber juga membutuhkan kesadaran seluruh aparatur pemerintah. Perlindungan data, keamanan akun, pengelolaan hak akses, keamanan perangkat, serta penggunaan sistem elektronik secara disiplin menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari upaya membangun ketahanan siber.
Herdan menegaskan, keamanan ruang siber tidak dapat hanya menjadi tanggung jawab Diskominfo. Seluruh perangkat daerah yang menggunakan sistem dan layanan digital memiliki peran dalam menjaga keamanan informasi pemerintah.
“Diskominfo Lombok Tengah berkomitmen melanjutkan kolaborasi dan koordinasi dengan BSSN serta seluruh pemangku kepentingan terkait sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan ruang siber dan mendukung terwujudnya layanan digital Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah yang aman, terpercaya, dan berkelanjutan,” tegasnya.
Melalui penguatan sinergi tersebut, Pemkab Lombok Tengah berharap kemampuan pemerintah daerah dalam menghadapi ancaman siber semakin meningkat, sekaligus memastikan transformasi digital pemerintahan berjalan seiring dengan penguatan perlindungan data dan keamanan sistem elektronik.
Keamanan ruang siber pada akhirnya bukan hanya menyangkut perlindungan perangkat dan sistem, tetapi juga menyangkut keberlangsungan pelayanan publik dan kepercayaan masyarakat terhadap layanan digital pemerintah.